Selasa, 21 Februari 2012

Mereka itu Luar Biasa

Sudah hampir 2 bulan  materi itu datang ke studio, seorang yang tanpa satu kaki itu membuat cerita tersendiri bagi saya. Materi program baru untuk trans7, awalnya saya sendiri ragu untuk membuat program baru, karena pasti akan membutuhkan tenaga lebih dan apalagi ini program pilot yang kedua selama bulan kemarin semuanya sama-sama menggunakan source file HD yang cukup berat. Namun, tidak untuk yang satu ini. Ketika seorang PA dari trans7 ngasih brief, menunjukan video sample kepada saya. Deal, kita buat drama documentary untuk program ini.

Materi pendakian pak Sabar menjadi semangat hari itu. Saya belum langsung melakukan editing, clip demi clip video pak Sabar saya nikmati. Nelihat perjuangannya mendaki Elbrush, gunung tertinggi di Eropa. Mendengar desah nafasnya, rintihan dari sisa tenaganya dan yang pasti seru kemenangannya ketika sampai di puncak. Itulah pak Sabar, seorang lelaki dari Solo tanpa satu kaki dan dia berhasil menginjakan satu kakinya di Elbrush.

Kemudian selang beberapa minggu kami dapat materi baru untuk tambahan pak Sabar, yaitu pendakiannya ke kilimanjaro, afrika selatan. Materi itu makin menambah kebanggaan saya terhadap orang ini. Sekarang tinggal nunggu revisi dari bos-bos disana, semoga cepet tayang saja program episode pak Sabar ini.

Tik tok tik tok tik tok....

Sambil menunggu ada kabar, saya ceritakan sedikit tentang program baru trans7 ini. Banyak disekitar kita kehidupan berjalan tidak dengan wajar. Di sekeliling kita, dengan mudah kita bisa melihat orang-orang dengan keterbatasan fisiknya memilih berada di jalanan. Ya, memang itu pilihan mereka sendiri atau memang keterpaksaan yang membuat mereka di jalan.

Sementara, ada beberapa orang dengan keterbatasan fisiknya mampu membalikan keadaan kehidupannya. Rutinitas yang biasa dilakukan oleh orang normal mereka lakukan, tanpa fisik yang normal mereka menunjukan bahwa mereka bisa, luar biasa sekalikan. Ada pak Sabar dari Solo dengan satu kakinya menjadi seorang pendaki hebat. Kemudian Ibu Rusidah asal Purworejo yang tidak memiliki jari menjadi seorang fotografer. Pak Sidik dari bekasi yang dari lahir tidak memiliki kaki sekarang telah menjadi sseoran wirausahawan mandiri.

Tidak dengaan mudah mereka menjadi seperti itu sekarang. Ada banyak cerita yang tentunya membuat kita merasakan perjuangan mereka. Ejekan, hinaan pernah mereka temui. Lihatlah, mereka bisa berdiri sejajar bahkan prestasinya melebihi orang normal.

Melihat mereka, orang-orang luar biasa tersebut. Saya jadi ingat sebuah kutipan dari novel '2' dalam novel itu saya mendapati kutipan seperti ini "jangan meremehkan kekuatan manusia, bahkan Tuhan pun tidak pernah meremehkan mereka" itu terbukti setelah saya melihat mereka.

Program baru ini mencoba mengangkat cerita dibalik perjuangan mereka hingga seperti sekarang. Tunggu saja ya, program yang semoga bisa memberi edukasi dan inspirasi bagi yang menyaksikannya.

"Karena impian dan harapan yang membawa mereka seperti itu" - mereka selalu bilang seperti itu karena mereka memiliki impian dan harapan. Ini kutipanyang saya dapatkan setelah melihat orang-orang hebat ini, mari #BeraniBermimpi dan harapan selalu bersama kita.

Google+ Badge