Jumat, 07 Oktober 2011

Simfoni Luar Biasa: Kebahagiaan dalam Musik

"This is the time, I have to believe. No one can take my faith away."
Seorang musisi tiba-tiba berubah jalan hidupnya ketika bertemu dengan anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Karena musik bisa membuatnya dan anak-anak itu senang. Dengan musik mereka bisa menunjukan kemampuan yang luar biasa. Karena musik telah memberikan kebahagiaan dan perubahan untuk anak-anak itu.
1317566825633808248
Jayden adalah seorang musisi yang dalam cerita sepertinya sedang dalam proses untuk menjadi seorang yang terkenal. Namun dalam perjalanannya ia menemui hambatan dari perkelahian di cafe, sampai kehidupan pribadinya yang harus diusir dari tempat tinggalnya ketika menemukan barang-barannya sudah berada didepan pintu apartemennya. Jayden kemudian datang ke rumah tantenya yang diperankan oleh Maribeth(palantun lagu Denpasar Moon) dari tantenya itu kemudian Jayden di beritahu bahwa ia harus ke Jakarta untuk menemui Ibunya yang diperankan oleh Ira Wibowo.
Jayden memang memiliki masalah dengan ibunya yang tega meninggalkan ayahnya yang akhirnya meninggal dan membuat ia seperti tidak menerima ibunya karena alasan yang tidak jelas. Tiba di jakarta Jayden diterima dengan hangat oleh keluarga barunya, terlebih adalah Carisa, adik tirinya. Di rumah barunya ia bertemu dengan Hans ayah tirinya yang sepertinya berprofesi sebagai seorang motivator.
Karena belum ada aktifitas Jayden kemudian ikut ke Yayasan yang di kepalai oleh ibunya, sebuah yayasan untuk sekolah yang mengurus anak-anak berkebutuhan khusus atau sekolah luar biasa (SLB). dari sekolah inilah cerita ini dimulai, sebuah kehidupan baru bagi Jayden ketika bertemu dengan anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Jayden bertemu dengan ibu Rinjani (Ira Maya Sopha) dan Saras (Gista Putri ) Ia dikenalkan dengan metode belajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. Dari metode belajar, berenang dan musik. Pada kelas musik inilah Jayden mendapat perhatian dari murid SLB yang tertarik dengan musik yang dimainkan Jayden. dari sini cerita sudah bisa ditebak, Jayden akan menjadi seorang yang akan membawa anak-anak tersebut menjadi luar biasa nantinya.
Dalam cerita tersebut, Jayden memiliki masalah yang harus ia selesaikan. disamping itu masalah pribadinya sendiri semakin menambah pusing untuk Jayden. di film Jayden di gambarkan adalah seorang pemuda yang gampang menyerah ketika bertemu dengan masalah yang harusnya ia hadapi. Jayden bertemu dengan DImas (yang diperankan sangat baik oleh Verdi Solaeman), dimas juga merupakan salah satu pengajar di SLB tersebut, dan ia orang yang tidak menerima kedatangan Jayden yang secara tiba-tiba dipercaya sebagai pengajar dan ia berpikir itu pasti karena nepotisme dari keluarganya yang memiliki yayasan itu. masalah demi masalah muncul ketika Jayden ingin menjadi bagian dari anak-anak berkebutuhan khusus tersebut, hingga akhirya ia harus meninggalkan semuanya dari keluarga dan sekolah tersebut. beruntung Jayden melihat sekelompok anak yang menyanyikan lagu 'Pelangi dengan paduan suara yang sangat bagus. dari situ kemudian Jayden memutuskan untuk kembali ke rumah dan sekolah untuk mengajar anak-anak luar biasa tersebut.
13175655931555355352
Jayden yang awalya bingung untuk memulai dari mana metode musik untuk belajarnya akhirnya mendapatkan cara yang baik untuk mencari bakat dari murid-murid SLB. satu-satu mereka disuruh menyanyi untuk mencari jenis vokal yang masing-masing dimiliki. vokalis perempuan dengan suara merdu berhasil ia dapatkan namun ia membutuhkan satu untuk vokal pria. dengan cara yang cukup unik, doa Jayden dikabulkan. mereka menemukan suara seorang murid lelaki di dalam kamar mandi. Zaki, seorang anak berkebutuhan khusus yang sepertinya kurang diperhatikan oleh orang tuanya.
13175656721329463632 
akhirnya satu grup paduan suara berhasil dibentuk dan berhasil menyuguhkan pertunjukan kepada orang tua murid pada suatu kesempatan. Beragam tanggapan yang cukup baik Jayden terima dari masing-masng orang tua murid.
Ternyata rekaman pertunjukan murid SLB dari Carisa diupload di Youtube dan menjadi dikenal orang karena sangat luar biasa. berawal dari youtube itulah akhirnya grup paduan suara dari SLB mendapat kesempatan untuk ikut berkompetisi regional untuk sekolam umum. Dalam menuju kompetisi regional Jayden dan grup vokal tersebut mendapat hambatan dari orang tua Zaki yang melarang anaknya ikut kompetisi dengan alasan Jayden tidak sanggup menjadi pembimbing mereka. Dari sini sudah bisa ditebak ending dari film ini. Happy ending pokoknya.
1317565995830051074[/caption] Dan inilah beberapa catatan dari saya untuk film Indonesia yang memang luar biasa ini, sesuai dengan judulnya. Film ini sangat memberikan tontonan yang sangat bagus untuk keluarga tentunya, mengesampingkan film ini menjadi inspirational atau tidak yang jelas ini film sangat bagus untuk di tonton. kita bisa menyaksikan bakat yang sangat luar biasa.

Yang dari dulu menjadi perbincangan orang adalah ketika menampikan seseorang untuk mejadi sebuah tayangan yang akhirnya menjadi komersil. Yang terakhir saya pernah menemukan kasus serupa ketika salah satu televisi nasional menampilkan beberapa anak yang memiliki kebutuhan khusus berada di atas panggung yang megah pada lagu Jangan Menyerah dari D'Masiv. pada konser tersebut anak-anak tersebut mendapat sorotan dari berbagai orang, bahkan di twitter sempat menjadi perdebatan dan mengecam yang membuat ide agar anak-anak tersebut berada diatas panggung. yang intinya mungkin membuat emosional penonton ketika mendapat tayangan seperti itu. itu eksploitasi namanya, kata beberapa orang yang ikut memperdebatkan soal anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Ini juga yang terjadi di film Simfoni Luar Biasa, dengan menampilkan cerita dari anak-anak berkebutuhan khusus film ini untuk mendapatkan emosi dari orang yang menonton (dan, saya termasuk korban yang mengeluarkan air mata ketika melihat anak-anak tersebut menyanyi) Sisi emosi kita akan diaduk ketika melihat mereka yang menunjukan bakat luar biasanya. Menyentuh sisi-sisi emosional dengan menampilkan anak-anak berkebutuhan khusus yang bisa menunjukan kemampuan yang luar biasanya.

Menurut saya ini bukan masalah ekslpoitasi atau apapun namanya dengan menjual karakter anak-anak berkebutuhan khusus(semoga tidak kasar kedengarannya) tapi ini tentang bagaimana menunjukan bahwa mereka itu ada diantara kita. Tidak dengan membuat kita merasa kasihan atau bahkan menyebut anak-anak itu aneh seperti dalam tayangan film ketika Zaki di panggil oleh saudaranya dan ia dipermainkan oleh anak seusianya. Mereka ada di antara kita

Pada sebuah adegan ketika anak-anak tersebut melakukan liburan Jayden bertanya pada Saras, kenapa ia bekerja di sekolah Luar biasa ini. Laras menjawab bahwa ia memiliki adik yang memiliki kondisi sama seperti mereka, "Difable?" kata Jayden melanjutkan. Bukan, ia hanya memiliki kketerbatasan bukan cacat. Dari dialog tersebut, kemudian saya mencari informasi apa sebenarnya yang dimaksud keterbatasan pada anak-anak yang luar biasa itu atau berkebutuhan khusus. Mungkin jika ada temen-temen disini bisa memberitahukan apa sebenarnya yang membedakan anak berkebutuhan khusus dengan difable.

Dari informasi yang saya dapat, tentang anak berkebutuhan khusus bisa didapatkan dari situs ini. disini dijelaskan apa itu anak berkebutuhan khusus. Ternyata memang berbeda dengan anak yang cacat mental (saya bingung menyebutnya, mohon dikoreksi jika saya salah menyebutnya.)

Kembali ke film SImfoni luar Biasa, saya sendiri merinding campur sedih ketika mendengar mereka bernyanyi, melihat apa yang mereka bisa lakukan dengan semangatnya. Lagu Kidung milik alm. Crisye itu membuat saya dan mungkin semua orang yang menontonnya akan merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan. apalagi pada lagu Imagine milik John Lenon, suasannya sangat dalam bagi saya terlepas dari visual yang harusnya bisa lebih membuat orang agar tersentuh emosinya.

Yang jelas menurut saya keluar dari story, plot cerita yang agak kelewatan karena terkesan terpaksa memotong cerita yang harusnya ada dalam sebuah tayangan audio visual (ada beberapa adegan yang harusnya ada dan mungkin akan sangat bagus jika ada, seperti ketika mereka latihan hingga bisa bernyanyi dengan bagus). Saya menaruh apresiasi yang sangat bagus untuk film Indonesia satu ini. Koor dan lagunya membuat segalanya menjadi luar biasa jika menonton film ini. Apalagi jika teman-teman disini suka dengan tema film yang bersifat heroik, maka ini film yang sangat pas untuk dilihat.

lagu-lagu dalam film ini sangat pas, lagu dari Cristian Bautista apalagi, lagu I'm already King sangat pas masuk di film ini. pokoknya luar biasa untuk lagu dan koor di film ini. seperti kata Jayden dalam film tersebut, bahwa mereka bisa menunjukan bakat mereka, ini adalah waktu dimana saya harus percaya. saya juga percaya bahwa film ini bisa menjadi tontonan yang menarik daripada tontonan yang aneh-aneh. Film Indonesia bisa menunjukan keindahannya dengan hasil produksi yang baik seperti Simfoni Luar Biasa.
13175661361943952436

semua foto dari A Special Simfony

Sabtu, 24 September 2011

Progam Baru Indosat: Pulsa Langsung Kembali!

Siang itu dengan kabar baik dari seorang kawan lama, seorang blogger yang juga telah menerbitan buku Mr. Srondol mengajak saya dan beberapa temen lain dari Blogger Kompasiana untuk turut hadir dalam acara peluncuran program baru Indosat yang dilakukan di Hotel Mandarin Oriental Jakarta. Awalnya saya pikir tidak bisa ikut meramaikan acara tersebut, karena ada kerjaan yang harus diselesaikan dulu. Namun, ternyata salah jadual jadi bisa akhirnya jalan-jalan ke Bundaran HI sekaligus menghadiri acara dari Indosat tersebut.

Sampai di bundaran HI sempet bingung juga, dimana itu lokasi tempat diadakan acara tersebut. Sebelumnya saya lihat di google maps bahwa tempat diadakan acara Indosat sangat dekat dengan bundaran HI. setelah nanya ternyata lokasi tersebut ada di depan saya (jangan malu untuk bertanya agar tak sesat dan menyesatkan di jalan, jakarta-Jogja sama saja, orangnya ramah-ramah. gak perlu ragu kalau mau nanya :D) Di pintu Hotel dengan pelayanan ramah itu, saya disambut kayak tamu hotel :D. Saya selalu suka cara sebuah instansi yang menghargai setiap orang yang datang, meski bukan tamu. Dan, hotel Mandarin Oriental sangat layak mendapat penghargaan bagus untuk pelayanannya. Meski saya jalan kaki, nampak seperti gembel, Garda depan hotel tersebut tetep memberikan senyum ramah mereka, bahkan ketika saya menanyakan letak toilet berada, salah satu karyawan mengantarkan sampai terlihat pintu toilet, 7 thumbs up buat manajemennya. Gak salah buat Indosat buat nyari tempat seperti ini, selain bersahabat juga enak, suka senyum karyawannya.

Di lantai satu saya sempat bertemu dengan salah satu tamu yang diundang, seorang perempuan, setelah basa-basi sedikit ternyata dia berasal dari Tabloid Pulsa. Akhirnya sampai juga di MO Bar.... Sampai di lokasi acara langsung ketemu dengan mas Srondol yang sudah dari pagi di tempat tersebut. Sedikit registrasi untuk tamu yang hadir, dan tentu saja goodybag sebagai cinderamata dari Indosat saya dapatkan. di situ saya jug abertemu dengan rekan blogger yang lain. Dari Media mana mas, oh maaf saya hanya blogger, just a blogger yang suka nulis sesukanya asal ada maunya (kalimat terakhir saya ucapkan dalam hati) Orang yang akhirnya saya tahu dari Media Indonesia itu tersenyum sebelumnya keluar"oooooo". Saya ngobrol bersamanya tentang tujuannya hadir di acara ini, serta rutintasnya menulis masalah pereokonomian di Indonesia (dia menulis kolom ekonomi).

Selang beberapa lama beberapa kursi di bar tersebut sudah mulai terisi penuh, sajian breakfast terlihat menyejukan mata. Akhirnya saya ambil beberapa potong kue dan secangkir kopi hitam tanpa gula tentunya. Banyak sekali orang yang hadir di peluncuran program Indosat ini, dan rata-rata dari Media, ya iyalah namanya juga release sesuatu untuk dikabarkan, masa ngundang sesuatu yang lain, sesuatu banget nantinya. Dari beberapa orang yang hadir saya juga bertemu dengan the Quen blogger, JulieHardy, sebelumnya saya bertemu dengannya di Jogja.

Seorang perempuan tiba-tiba duduk dimeja tempat saya dan temen-temen berada. Saya berkenalan dengannya, kemudian dia ngasih juga nomer handphone dan PIN BB tentunya. ketika dia nanya balik PIN BB punya saya, saya bilang saja masih di pinjem yang punya. senyumnya sangat manis lho, mirip bintang iklan yang nempel di baliho-baliho Indosat. Apalagi habis acara ini kami berencana buat jalan berdua, wah...... Tiiiiit, lamunan saya buyar ketika mas Srondol ngajak ngrokok. Ah, ternyata hanya lamunan seperti biasa, cuma khayalan. Gak apa, dari pada berkhayal yang lain. Tapi, yang saya tulis kali ini tidak sekedar khayalan, ini nyata, ini tentang program baru Indosat yang diluncurkan pada hari Jumat tanggal 16 September kemarin.

***

Kesungguhan Indosat sebagai operator penyedia layanan komunikasi di Indonesia semakin semarak saja dengan hadirnya program terbarunya yaitu program Pulsa Langsung Kembali, program Bonus Bicara Pulsa Langsung Kembali merupakan program pemberian bonus bicara untuk setiap pemakaian telepon ke sesama Indosat atau ke operator lain pukul 12.00-24.00. Pelanggan Indosat akan mendapatkan bonus untuk panggilan ke sesama Indosat pada jam 00.00-17.00. Bonus bicaranya langsung diberikan berdasarkan durasi waktu telepon pelanggan.

Bertempat di Bar Cafe, Mandarin Oriental Hotel pada Jumat lalu 16 September 2011, Indosat memperkenalkan program barunya itu . Keuntungan dan kemudahan juga nilai plus lainya dengan mudah kita dapatkan. Setelah program mudik Ramadhan kemarin, Indosat untuk program terbarunya ini semakin memanjakan pelanggannya dengan memberikan keuntungan dan kemudahan untuk dapat menikmati program barunya ini. Pulsa Langsung Kembali, seperti yang dikatakan Reinaldy, Division Head Youth Segment dari Indosat bahwa, program Indosat terbaru ini tanpa harus registrasi dan tanpa mengubah program yang ada sekarang ini dari Indosat. Dan, bonus Pulsa Langsung Kembali bisa diperoleh tanpa syarat minimal pulsa. Semua tarif Nelpon, SMS dan data mengikuti tarif eksisting yang berlaku sesuai dengan paketnya masing masing.

Sebenarnya apa saja kelebihan dari program baru Indosat ini. Jadi yang bisa kita dapatkan dari program Pulsa Langsung Kembali ini adalah ketika kita nelpon, kita akan dapat bonus sesuai dengan waktu ketika kita nelpon. Kalau kita nelpon 1 menit, kita akan langsung dapat 1 menit bonus bicara, 5 menit kita dapat 5 menit bonus bicara. Begitu seterusnya, tapi untuk bicara diatas 10 menit, bonus yang kita dapatkan hanya pada menit ke sepuluh. Pulsa Langsung Kembali tidak berlaku untuk waktu bicara kurang dari 1 menit. Program Pulsa Langsung Kembali berlaku untuk semua pelanggan prabayar Indosat seperti Mentari, IM3 dan Indosat Mobile.

Menariknya selain mendapatkan keuntungan dari bonus yang kita dapat, akumulasi pulsa juga bisa kita gunakan pada esok harinya. MIsalnya kita menelpon teman kita pada setelah pukul 5 sore. Karena bonus bicara hanya berlaku pada pukul 12 malam sampai jam 5 sore, maka bonus bisa digunakan untuk besok. dan menariknya lagi bonus tersebut bisa diakumulasikan sampai tenggang waktu pulsa kita. Untuk bisa mengetahui bonus dari program Pulsa Langsung Kembali ini kita bisa cek langsung di *555*2#

Untuk Syarat & Ketentuan program Pulsa Langsung Kembali bisa dilihat dibawah ini:
  • Bonus diperoleh untuk setiap panggilan / telpon berbayar ke sesama Indosat atau operator lain menggunakan pulsa utama pada pukul 12.00 – 24.00 (tidak berlaku untuk panggilan internasional, 01016, premium call dan lainnya).
  • Bonus yang didapat bersifat akumulasi dan digabungkan ke dalam account Bonus Bicara.
  • Bonus berlaku untuk panggilan ke nomor Indosat pada pukul 00.00 – 17.00 selama kartu aktif
  • Bonus yang diperoleh pukul 17.00 – 24.00 dapat digunakan keesokan harinya (pukul 00.00 – 17.00).
  •  Jika pelanggan dalam masa tenggang maka bonus tidak dihapus dan dapat digunakan kembali setelah melakukan isi ulang (aktif kembali)
  • Selama periode promo Pulsa Langsung Kembali, Promo Free Talk 5000 (pakai voice 5000 dapat pulsa Rp10.000) pada paket Mentari Dasar / Regular tidak berlaku.
  • Pelanggan IM3 Ce-eSan dan IM3 Community tidak dapat mendapatkan promo Pulsa Langsung Kembali.
  • Bonus Pulsa Langsung Kembali dapat dinikmati Pelanggan IM3 Ce-eSan dan IM3 Community dengan melakukan UNREG CeeSan atau Community.
  • Untuk melakukan Unregistrasi dari layanan Ce-eSan dan community dengan cara :
      • ketik : UNREG (spasi) CEESAN atau UNREG (spasi) COMM ke 333
          
Ternyata sebagai bentuk nyata program Indosat ini, semoga semakin memberikan apa yang diinginkan pelanggan Indosat sekarang ini. Dengan berbagai program yang ada sekarang ini Indosat bisa menempatkan diri untuk selalu mencoba memberikan yang terbaik, bagaimana dengan program terbarunya ini. Bener kata indosat bahwa silaturahmi dan komunikasi dengan kerabat, teman maupun keluarga dapat terus terjalin tanpa merasa khawatir. :D berikan senyuman terus ya...

Minggu, 11 September 2011

episode: Amprokan Blogger Bekasi

Tanpa sengaja pas buka blog kompasiana, say amendapati postingan dari blogger senior yang biasa di panggil Om Jay. Seorang blogger dan seorang Guru TIK SMP Labschool Jakarta. Pokoknya beliau adalah Teacher, Motivator, Trainer, Blogger, Fotografer, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta, dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com .... panjang banget yak.... profil blogger yang selalu menulis setiap hari ini, postingannya disini

Akhirnya meski sudah mepet , karena dari info sudah ada ratusan yang registrasi online, berharap masih ada tempat disana, coba submit untuk bisa hadir di acara Amprokan Blogger yang diadakan temen-temen dari blogger Bekasi yang bernama BeBlog. Acara 2 hari dari tanggal 17-18 September ini, untung saja pas akhir pekan karena semoga saja bisa hadir disalah satu hari itu.

Amprokan kata yang tidak biasa saya temui sehari-hari. Setelah nanya mbah Google dari sekian page rank semua berhubungan dengan acara milik blogger bekasi salah satunya say abaca dari blog Arti kata amprokan . Bahwa kata ‘amprokan’ konon diambil dari bahasa Bekasi yang merupakan campuran Betawi & Sunda, yang artinya berkumpul, atau bahasa lisannya ‘ngamprok’. Penggambarannya kurang lebih adalah sebuah situasi rame-rame pada ngumpul di suatu tempat dengan kondisi duduk ngamprok/lesehan di bawah (tanpa kursi). Lesehan kali ya kalau kita temen2 di Jogja sering nglakuin juga...

Mari ramaikan acara Amprokan Blogger Bekasi, apalagi temanya keren "Blogger Membudayakan Kecerdasan Ekologis", apk tenan. Setelah ndaftar dengan membawa komunitas Canting dari temen-temen Jogja,semoga bisa nambah silaturahmi antar blogger, jadi ingat dulu sempat Om Jay menyempatkan waktunya untuk berkumpul bersama temen-temen Canting pas ke Jogja.
Kabar tidak bahagia ketika saya dan teman-teman dari Kompasiana mendapati bahwa Om Jay sedang berada di rumah sakit karena Demam Berdarah. Padahal sebelumnya kami akan bertemu di acara launching Kompas TV. Semoga cepat sehat kembali om jay dan menulis lagi.

Untuk detail acara bisa langsung mampir ke banner di bawah ini
Amprokan Blogger 2011

Jumat, 02 September 2011

episode: Sebentuk Kerinduan

29 Agustus 2011 | Pulang untuk sebentuk Kerinduan

Ini tentang sebuah kerinduan,karena semua akan bergembira menyambutnya. Di sudut dapur belakang rumah mulain terdengar suara pisau besar yang sedang memotong ayam, teplak-teplok-teplak, saling berirama. Ibuku, orang yang selalu membuat saya ingin pulang setiap lebaran, tentang sebuah perasaan tenang, syahdu, bahagia , bergembira bisa pulang lebaran kali ini. Suara pisau yang beradu dengan talenan kayu kalah dengan suara anak-anak yang bernyanyi lagu "Lebaran sebentar lagi,..." kalau gak salah lagu ini dipopulerkan oleh band Gigi. Mereka bernyanyi dengan serentak sambil masing-masing dengan bangga bercerita tentang pakaian barunya yang bergambar ipin-upin dan kaos merah timnas bernomer milik Cristian Gonzales. Mereka ceria di sudut senja akhir ramadhan kali ini.

2 hari yang lalu tepatnya pada tanggal 26 Agustus, saya dan rombongan teman-teman dari Jakarta masih terjebak macet setelah keluar dari jalan tol Kanci, perjalanan sampai tegal kami tempuh lebih dari 6 jam, bisa dibayangkan betapa lamanya saat itu. Ya, kami sempat mengeluh. Tetapi jika melihat lalu-lalang kendaraan roda dua yang berhasil melewati kami, ada sedikit perasaan yang membuat saya sendiri termenung jika mengingat kejadian itu.

Satu buah sepeda motor matik yang dikendarai oleh seorang ayah dengan anaknya berada ditengah dipeluk ibunya dengan balutan jaket yang menurut mereka telah terlindung dari angin sepanjang perjalanan. di depan kami sebuah truk dengan terpal biru, dari pinggiran pintu bak truk tersebut keluar beberapa kepala yang terlihat sendang mencari udara segar, mereka bergantian. saya sempat perhatikan, setiap tidak lebih dari 2 menit kepala itu masuk kedalam bak truk kemudian keluar kepala yang berbeda.

Kemudian saya kembali teringat seorang teman baru yang saya kenal ketika menunggu jemputan mudik, apakah hari ini mereka sudah sampai tujuannya? 2 buah sepeda diantara ramainya kendaraan bermotor roda dua tiba-tiba berhenti ditempat saya berdiri didekat pintu tol Cibitung. keringat terlihat pada raut muka mereka menandakan sebuah perjalanan yang mereka tempuh tidak dengan mudah. Saya iseng bertanya karena penampilan mereka yang berbeda dari semua orang ditempat itu "apakah mau mudik juga?" salah satu dari mereka menjawab, "Iya, kami mau bersepeda ke Wonosobo." wow, amazing. Saya sempat kagum dengan yang mereka lakukan, akhirnya kami berkenalan. mereka bernama Ocat dan Boy, mereka berasal dari komunitas Backpacker Indonesia Sepeda. Mereka sebenarnya tidak mudik, tapi ikut mengantarkan teman mereka yang masih tertinggal jauh dibelakang yang akan mudik ke Wonosobo, tentu saja dengan sepeda onthel juga. Gila sekaligus sangat pantas mereka diancungi jempol, sebuah hoby yang mereka lakukan dengan senang hati di suasana mudik yang selalu ramai dengan kendaraan bermotor, 4 orang pemuda dengan komitmen bersepedanya ikut menyemarakan mudik tahun ini dengan bersepeda.

bersepeda dari jakarta-wonosobo

Ada perasaan yang berbeda ketika kita bisa pulang ke kampung, dengan bersusah payah seperti itu untuk bisa menunjukan identitas dirinya. Dengan motor baru mereka pulang dengan senyum sumringah. Ya, perassaan bergembira campur aduk bisa memberi angpao kepada keponakan mereka. perasaan puas karena bekal sukses bisa dibawa pulang ke kampung halamannya, namun tidak hanya itu saja. ketika saya tanya kepada teman saya yang telah sukses di Jakarta mereka selalu bilang, "perasaan ini tidak bisa dihargai dengan apapun, berapapun mahalnya kerja lembur di bayar, saya emoh. saya pernah nangis batin ketika lebaran tidak pulang, melihat teman kerja yang lain bisa bertemu dengan keluarga mereka, saya malah masih bekerja demi uang lembur yang besar, aku wegah (gak mau) mengulangi kesalahan seperti itu." Sebuah motor melaju dengan tulisan yang membuat saya tertawa jika mengingatnya"Pulang malu, tidak pulang Rindu." tulisan itu cukup menggambarkan perasaan seoarang.

Memang sebuah momen yang menyenangkan bisa merayakan lebaran. Bisa sungkem di lebaran kali ini, mengucapkan kalimat maaf sepenuh hati kepada Ibu, ayah. Sampai tak terasa airmata telah membasahi pipi. entah, apakah ini salah satu keajaiban Idul Fitri, dan saya selalu menangis jika mengucapkan kata maaf kepada Ibu ketika Idul Fitri tiba.

Bisa menelungkupkan tangan, bersalaman sambil mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada semua kerabat. mengetuk pintu tetangga sambil melirik makanan yang tersaji di mejanya. menghadapi keponakan yang bersiap meminta angpau lebaran. ini hanya kembali tentang sebuah perasaan syahdu, bahagia semua bergembira menyambut kemenangan yang tiba di Ramadhan tahun ini.

Aroma opor ayam sudah mulai terasa, setelah tadi hanya terdengar suara pisau yang sedang memotong ayam. inilah rasa yang selalu membawa untuk pulang. Ah, mungkin ini aroma masakan dari tetangga sebelah menurutku, tak mungkin kan memasak daging sebegitu cepatnya.

Jauh diseberang sana, ratusan bahkan mungkin ribuan kilometer dari tempat saya saat ini, seorang teman atau bahkan masih banyak orang yang tidak bisa merayakan lebaran kali ini bersama keluarga maupun orang-orang terkasih. Seorang teman menuliskan statusnya di facebook dan twitter itu membuat saya semakin bersukur bisa merayakan lebaran dirumah bersama keluarga. Kawan, aku ingat engkau pernah bercerita tentang makna pulang. itu tentang perasaan hati yang tidak bisa ditawar dengan apapun, namun itu tentang kewajiban yang harus dilaksanakan lebih dulu disana. Semoga akan ada gantinya lebaran kali ini, karena kita selalu percaya kan, bahwa orang baik akan selalu mendapatkan yang terbaik, meski tidak bersama keluarga kita tetap bisa menikmati kemenangan ini. lakukan yang terbaik lebaran kali ini kawan.

30 Agustus 2011 | Perbedaan itu menyenangkan

Seharusnya hari ini saya sudah bisa merayakan lebaran, ketupat yang sudah dibuat, bumbu opor yang sudah disiapkan sedari kemarin, setiap sudut lemari, kursi yang ada di meja tamu sudah mengkilap dibersihkan, semuanya tidak jadi terlaksana. Memang ada perasaan aneh mendengar lebaran kali ini diundur.

Jam 19.00 WIB saya dan beberapa orang tua yang lain dengah hikmat menyaksikan sidang itsbat yang sedang live di salah satu stasiun TV. kami semua tahu bahwa dari hasil pemantauan bilal yang sudah didapat kemungkinan besar bahwa lebaran memang dilaksanakan di hari Rabu. beragam komentar yang semuanya sebenarnya setuju saja dengan ketetapan itu, tapi memang kita hidup didesa beragam argumen untuk memperramai suasana mulai keluar dari mulut ke mulut para orang tua di kampungku ini. Ada yang bilang bahwa, beginilah kalo agama juga dipolitisasi. payah, coba dulu kita punya pemimpin yang kuat, gak mungkin plin-plan kayak gini.

Apalah artinya ketupat yang tidak jadi buat lebaran besok toh kita tetap bisa berlebaran dengan ketupat kemarin kan, opor yang dimasak menggunakan santan tentu tidak sesegar ketika baru memasak kemarin, tapi ada yang menarik dari ini semua. Sahur kali ini mendapat menu spesial ketupat opor, saya tersenyum mendapati hal unik ramadhan tahun ini. berpuasa ketika 1 syawal adalah haram, ketupat lebaran jarang sekali buat sahur, tapi kali ini ketupat untuk lebaran berfungsi ganda sekaligus untuk menu sahur.

Sore kemarin ratusan kembang api telah menyalakan langit kampung kami, saling bersautan memberi warna-warni di langit ujung ramadhan ini. setiap anak meneriakan takbir, bermain, barnyanyi. Kembang api yang habis ratusan ribu itu sudah tidak ada ditangan, lebaran tidak jadi, dan tahukah kita semua tetap merayakan labaran ini penuh kemenangan, biarpun kembang api untuk perayaan malam takbiran sudah sedikt habis. Anak-anak itu apakah tahu apa yang sebenarnya terjadi dibalik diundurnya 1 Syawal ini, yang saya tahu adalah bahwa selalu penuh keceriaan kapanpun lebarannya.

Akhirnya genap juga 30 hari saya dan keluarga menunaikan kewajiban ini, ada baiknya juga lebaran diundur, adik ipar saya semalam tidak ikut sahur karena keyakinannya yang melaksanakan Idul Fitri hari Selasa ini, kami selalu menghormati keputusan yang baik, jadi dia tidak ikut berpuasa hari ini karena berpuasa di Idul Fitri haram hukumnya. menjelang matahari terbit, ia sudah bersiap mengeluarkan sepeda motor untuk ikut Sholat Ied di kampung sebelah. Menikmati perbedaan memang menyenangkan. Dan, ini hari terakhir Ramadhan, kita pasti menang.



31 Agustus 2011 | Kutemukan arti Kerinduan

Gema takbir semalam suntuk masih terdengar jelas sampai saat ini. Mushola kecil tempat dulu saya mendalami ilmu agama telah mempersiapkan euforia kecil di malam takbir. Di mushola kecil ini yang baru 3 kali sebagai tempat pelaksanaanSholat Ied, karena dulu sholat ied dilakasanakn di markas besar batalyon TNI-AD 405 secara serempak TNI dan masyarakat, entah kenapa sekarang tidak lagi diperbolehkan sholat dilapangannya yang cukup menampung ribuan jamaah itu. mushola kecil kami tidak bisa menampung jamaah sholat ied yang begitu banyaknya, di shoft belakang yang kebagian ibu-ibu berdesakan mencari tempat nyaman untuk beribadah, kertas flexi bekas baliho produk seluler digunakan sebagai alas selain terpal-terpal biru tempat biasa menjemur padi. Mushola kecil ini yang pernah mengajarkan bagaimana mengucap takbir dengan benar, bagaimana kami anak-anak kecil dulu menabuh bedug seenaknya hingga biasanya imam mushola akan menegur kelakukan kami. Mushola kecil ini selalu menjadi kerinduan untuk sekedar merasakan ketenangan ramadhan.

Keluarga besar telah berkumpul dirumah mbah buyut kami, beliau orang yang paling tua disusunan keluarga saya. Saudara dari jauh sudah berdatangan. Seperti biasa, ramai anak-anak menjadi cerita tersendiri. mereka bersiap berbaris menodong setiap orang yang datang. ada yang sedang menghitung berapa banyak ia sudah mendapatkan salam tempel, ada yang menangis karena mendapatkan lebih kecil. bahkan ada yang mash belum mengerti salam tempel itu apa hanya ikut-ikutan kakak-kakaknya yang semuanya ceria di hari ini.
Saya selalu mendahulukan orang tua sendiri dulu sebelum sungkem kepada yang lainya, nuansa haru ketika semua orang sungkem sungguh sangat terasa. Apa arti keharuan tersebut, terdengar isak tangis, alunan doa yang terdengar seperti rintihan seorang anak kepada kepada ibunya. Dan, inilah sebentuk kerinduan yang selalu ditemukan hanya setiap lebaran tiba.

Menu spesial lebaran sudah bersiap diatas meja, bagiku ini yang istimewa. Indonesia, penyeragaman unik melalui kuliner, dimanapun lebaran entah kenapa sangat dekat dengan ketupat. dari sabang sampai merauke, ketupat menyatukan rasa ketika lebaran. Entah siapa yang sebenarnya memulai kebudayaan ala ketupat ini. Meski ketupat yang keluarga saya bikin sudah tidak lagi sesegar biasanya karena ketupat ini telah dibuat 2 hari menjelang hari raya, karena diundurnya lebaran kemarin. Semua melahap makanan itu, kuah kekuningannya kadang membuat nangis anak kecil dengan baju barunya yang terkena cipratan kuah kuning tersebut, deterjen manapun sepertinya tidak sanggup membersihkan bekas kuah kuning tersebut, saya pernah jadi korbannya.

Di hari fitri, kita bisa menyatukan hati, bersilaturahmi mengucap maaf. berterimakasih karena telah diberi kesempatan untuk bisa menikmati lebaran kali ini dengan penuh kesenangan. Kerinduan yang selama ini dirindukan, rasa yang ingin tersampaikan di kesempatan ini. Apakah kerinduan ini yang selalu dicari setiap orang menjelang lebaran hingga harus bersusah payah mudik Untuk sekedar melepas kerinduan untuk tradisi rutin yang selalu ditunggu., menyiapkan makanan lezat, ketupat, suara gema takbir yang selalu menimbulkan kesan tersendiri. bersilaturahmi kepada sanak saudara. kerinduan seperti itu yang selalu saya ingin rasakan setiap tahun. semoga kerinduan ini telah terobati di hari fitri ini. Akhirnya catatan ini saya tutup sama seperti saya membalas sms yang sangat banyak masuk ke handphone kecil saya. "ngaturaken sugeng riyadi lan nyuwun agunging pangapunten sedaya khilaf kulo lan keluarga, mohon maaf lahir batin, piss."