Siapa yang ingin menjadi pilot? beberapa anak mengacungkan jarinya. Kemudian guide yang lucu dan sabar menghadapai anak-anak ini melanjutkan pertanyaannya, kalo pesawat terjadi kerusakan siapa yang memperbaikinya? montir, seru beberapa anak. Guide yang bernama Ula ini kemudian memberi sedikit pengetahuan tentang kondisi transportasi udara sebelum rombongan anak-anak menuju ke GMF Aero Asia(Garuda Maintenance Facilities). Pesawat merupakan alat transportasi yang paling aman, kenapa paling aman, karena setiap sebelum dan sesudah melakukan transportasi pesawat tersebut akan dicek, diperiksa semuanya. dan, yang memeriksa itu namanya teknisi bukan montir. Jadi anak-anak, yang mbenerin atau memeriksa pesawat adalah teknisi bukan montir ya.
Senin, 26 Desember 2016
Jumat, 09 September 2016
Sansevieria Pinguicula, Koleksi Baru Kami
Kalau kita punya sebuah tanaman yang istimewa, tanaman yang
memiliki banyak manfaatnya, tanaman yang lebih memiliki fungsi dari yang
kita tahu, itu sangat memberikan kebahagiaan tersendiri. Postingan kali
ini saya ingin memamerkan tanaman Sansevieria atau orang indonesia
lebih mengenal lidah mertua. Tanaman yang memiliki ujung daun tajam,
mungkin karena tajam jadi dinamakan lidah mertua (yang kadang mertua itu
tajam kalau berbicara :D )
Heboh sendiri ketika mendapat hibahan sansevieria dari seorang kolektor. saya beruntung sekali mendapatkan lebih dari satu pot sansevieria beragam jenis ini. Dari yang istimewa sampai jenis sansevieria sangat istimewa. Sampai saya sendiri tidak tahu nama id jenis sansevieria ini. Satu persatu mulai mulai dibersihkan dan repoting, Sansevieria Pinguicula yang merupakan the Quenn of sansevieria ini menjadi prioritas untuk dipindahkan ke pot yang baru. Pot istimewa untuk tanaman istimewa.
Berikut ini hasil repoting Sansevieria pinguicula koleksi baru di kebun kami, selamat menikmati manfaat dan keindahan serta ketajamannya.
Sabtu, 30 Juli 2016
Masuk lagi ke Gua, Sambil Belajar.
Aroma tanah basah, lembab langsung terasa ketika saya
memasuki ruang gelap di salah satu lubang bumi di tanah Bogor. Hari itu
saya berkesempatan untuk ikut ke dalam rombongan pelatihan fotografi gua
yang diadakan oleh ISS Indonesian Speleological Society. Sudah lama
sekali saya tidak memasuki lorong-lorong gelap dalam tanah, memasukinya
kembali memberikan perasaan yang sudah lama saya rindukan.
Lorong gua yang gelap, basah, bagiku selalu memberikan tantangan, apalagi saya baru pertama kali masuk ke gua ini. Gua yang kami masuki dari cerita tim memiliki 2 entrance, horisontal dan vertikal. Meski tujuan utama adalah untuk mempelajari fotografi gua, saya lebih menikmati hal-hal lain seperti melihat semua yang ada di dalam gua ini termasuk biota guanya. sayang meski saya sudah sangat dekat dengan si pingky (begitu anak-anak menyebutnya) salah satu biota yang katanya hanya ada di gua ini saya tak bisa melihatnya.
![]() |
| Tetep keren |
Lorong gua yang gelap, basah, bagiku selalu memberikan tantangan, apalagi saya baru pertama kali masuk ke gua ini. Gua yang kami masuki dari cerita tim memiliki 2 entrance, horisontal dan vertikal. Meski tujuan utama adalah untuk mempelajari fotografi gua, saya lebih menikmati hal-hal lain seperti melihat semua yang ada di dalam gua ini termasuk biota guanya. sayang meski saya sudah sangat dekat dengan si pingky (begitu anak-anak menyebutnya) salah satu biota yang katanya hanya ada di gua ini saya tak bisa melihatnya.
Sayang lagi harus saya
sebutkan, ketika memasuki gua lebih dalam lagi ternyata saya menemukan
beragam bentuk limbah, sampah rumah tangga yang berukuran kecil sampai
kasur yang kemungkinan dibuang oleh warga.
Dalam kegiatan
kali ini saya bertemu dan berkenalan dengan fotografer gua yang berasal
dari NSS national speleological society Colorado, Norman Thompson dan
istri serta temannya. Memang acara ini adalah berbagi pengalaman dan
berbagi ilmu tentang fotografi gua. Karena menurut saya sendiri
fotografi gua menjadi penting untuk memadukan keindahan dan fungsi
gambar yang memberi info kondisi gua. sehingga yang melihat gambar akan
menjadi tertarik. Banyak info penting yang saya dapat dari Norman
Thompson ini. Beberapa tips bisa dilihat di video yang saya bikin khusus
untuk ISS Masyarakat Speleologi Indonesia.
Selasa, 21 Juni 2016
Behind the Scene Eagle documentary series Special Project: eps. Pesona Tanah Leluhur
Tiba-tiba perahu yang kami naiki mulai bergoyang dengan
cepat, menuju ke tengah ombak semakin meninggi. Saya yang duduk di ujung
perahu, perlahan mundur ke belakang. Kamera strip saya ikatkan ke
lengan biar aman. Padahal tadi waktu masih di dermaga, cuaca sangat
bersahabat. Langit biru, angin yang sepoi ga sekencang ini. Akhirnya
kapten perahu memutuskan untuk mampir dulu ke pulau Liwungan.
Tranplatasi terumbu karang dilanjutkan nanti setelah angin mereda.
Kamipun tak menyia-nyiakan ketika berada di pulau kecil ini. Pulau
Liwungan menjadi salah satu destinasi ketika wisatawan berada di area
teluk Ladda dan Tanjung lesung. Ini hari ke -4 pengambilan gambar untuk
eagle documentary series episode Tanjung Lesung. Ga terasa memang,
padahal saya masih ingat bagaimana Lutfi masih duduk di perahu
mengenakan vest orange, sedang diskusi dengan pak Arif, salah satu
narasumber kami. Melihatnya berbicara dengan pak arif di atas perahu
yang bergoyang karena ombak, dan saya seperti melihat orang yang dulu
sangat saya cinta. seperti itulah dia, yang membuat saya jatuh cinta.
Ini produksi program dokumenter ke-2 tahun ini untuk kami,
kalo saya masih beberapa menjadi editor project dokumenter temen.
Produksi kali ini merupakan special project eagle documentary series.
Tentang Tanjung Lesung, satu dari 10 destinasi wisata prioritas
pemerintah untuk dijadikan magnet wisatawan dalam dan luar negeri. Bagi
saya Tanjung Lesung sangat indah di beberapa spotnya. Jenis atraksi
wisata yang beragam dan juga aktifitas yang menyenangkan. Memang
membutuhkan duit banyak untuk bisa menikmati Tanjung Lesung tapi kita
masih bisa menikmati spot indah lain dengan menggunakan jasa wisatawan
setempat, lebih hemat. Yang masih disayangkan adalah, harga makanan di
desa nelayan sangat mahal, warung makannya ga sesuai sekali, dianjurkan
untuk melihat harganya. Mending nambah dikit terus makan di restoran
tanjung lesungnya.
Dua hari pertama kami habiskan untuk mengambil footage
atraksi dan keindahan Tanjung Lesung. Vila dan hotelnya yang mengesankan
tidak lupa kami ambil. Untung saja kami mendapatkan cuaca yang kami
inginkan, dan sunset yang menawan. Ada juga gambar gunung krakatau yang
terlihat dari hotel.
![]() |
| Sebelum cuaca semakin tidak baik, dan langit semakin mendung. |
![]() |
| Senjata produksi kali ini |
Hari berikutnya kami berencana ambil tranplatasi terumbu
karang. Seperti yang saya tulis diatas, rencana berubah karena cuaca dan
kami tetap menikmatinya. Inilah untungnya kerja sambil bermain, jadi ga
kerasa. Meski kerasa dikit kecemasan kalau hujan trus ga dapat gambar.
Hari keempat kami gunakan untuk mengambil gambar desa
wisata cikadu, yang didalamnya terdapat perajin batik. Di sana kami
mengambil kelompok ibu-ibu dari kelompok seni yang saya lupa namanya.
Pengambilan berlangsung lancar meski sedikit terkendala audio dari mesin
penggiling padi.
Hari ke lima adalah hari terakhir kami suting, memang tak
sesuai jadual, masih ada hari keenam. Tapi karena ada suatu sebab yang
bisa bikin malu dan trauma serta tak mau saya ceritakan maka suting
berhenti di hari kelima. Hari itu kami mengambil footage profile dari
sepasang wisatawan di tanjung lesung. Meski kaki bergetar, tubuh terasa
panas. Suting di villa berlangsung lancar.
Inilah sedikit cerita dari produksi kami untuk eagle
institute indonesia. Produksi kali ini saya merasa belum cukup puas
dengan kondisi di lapangan. Tapi, kami tetep senang setelah melihat
hasil tayangannya. Terima kasih untuk semua tim di kedoya, editor mas
darwin nugraha dan aris. Dan, tentu saja untuk director, penulis,
sekaligus istri yang selalu ada di setiap produksi.
![]() |
| ini bossnya |
![]() |
| Pilot yang bareng kami, Awal |
![]() |
| Yeah, happy di atas dua roda. |
![]() |
| Poster pertama |
![]() |
| Favorit |
![]() |
| Perajin Batik khas Banten |
Langganan:
Postingan (Atom)

















