Senin, 26 Desember 2016

Melihat Pesawat Udara dari Dekat


Siapa yang ingin menjadi pilot? beberapa anak mengacungkan jarinya. Kemudian guide yang lucu dan sabar menghadapai anak-anak ini melanjutkan pertanyaannya, kalo pesawat terjadi kerusakan siapa yang memperbaikinya? montir, seru beberapa anak. Guide yang bernama Ula ini kemudian memberi sedikit pengetahuan tentang kondisi transportasi udara sebelum rombongan anak-anak menuju ke GMF Aero Asia(Garuda Maintenance Facilities). Pesawat merupakan alat transportasi yang paling aman, kenapa paling aman, karena setiap sebelum dan sesudah melakukan transportasi pesawat tersebut akan dicek, diperiksa semuanya. dan, yang memeriksa itu namanya teknisi bukan montir. Jadi anak-anak, yang mbenerin atau memeriksa pesawat adalah teknisi bukan montir ya.

Sedikit informasi tersebut mengawali kunjungan Kelompok Kerja Sosial Melati (KKS Melati) yang rutin melakukan belajar di luar untuk memberi inspirasi dan motivasi peserta yang kebanyakan anak-anak tersebut. Bertemu dengan beragam profesi, lingkungan yang menarik akan menarik pula minat anak-anak dengan melihat langsung, merasakan langsung suasananya.

Pagi itu, Kamis 22 Desember 2016 2 bus Big Bird yang menamani rombongan peserta kunjungan ke GMF. Perjalanan yang lumayan panjang, menurut saya bagi anak-anak tersebut lumayan membuat mereka lelah. meski beberapa anak mengalami mabuk darat(apa sebenarnya istilah untuk yang muntah-muntah ini?) begitu mendekati area bandara Soekarno Hatta dan melihat badan pesawat dan ATC mereka terlihat antusias, dan mungkin menghilangkan lelah selama perjalanan di bus.

Dimulai dengan penjelasan oleh guide Kak Ula, dia salah satu staf humas di GMF. Pukul 9 rombongan mulai diizinkan masuk ke GMF. Kembali mengingat setiap kita berada di area vital seperti bandara, disiplin merupakan point utama untuk dilakukan. Anak-anak berbaris rapi siap masuk ke pintu dan metal detector. Di sini Lutfi malah ga bisa masuk, karena dia memakai sandal, she's not safety :D

Kami diajak berkeliling menggunakan bus, mengitari hanggar demi hanggar dipandu oleh avsec demi keamanan dan mungkin lalu lintas selama di GMF karena mungkin ada saja pesawat yang akan masuk ke area GMF. Garuda Maintenance Facilities Aero Asia merupakan salah satu bengkel pesawat terbesar di Asia Tenggara. GMF memperbaiki beberapa pesawat tidak hanya dari Garuda Airlines saja tapi dari beberapa maskapai lain.


Anak-anak semakin antusias melihat pesawat dari dekat, melihat pesawat yang ditutupin kain, pesawat tanpa sayap, pesawat tanpa warna, mesin pesawat yang kosong. masih berkeliling dengan bus, rombongan berhenti di hanggar 1, disitu terdapat 1 pesawat garuda yang sedang di bersihkan dan di cek kargonya dan juga terdapat pesawat garuda tahun 1970 dengan logo yang menarik.


Semakin mendekati pesawat rombongan semakin senang, melihat teknisi bekerja, melihat mesin pesawat dari dekat, memegang roda pesawat dari dekat, dikenalkan beragam profesi teknisi yang bekerja di GMF. Saya sendiri tidak begitu mengikuti apa yang dijelaskan oleh kak Ula, selain disibukan dengan kamera kecil untuk dokumentasi kegiatan, satu hal adalah melihat anak-anak tersebut mengalami pengalaman yang semoga saja menjadi baik. Melihat mereka senang, kagum dengan apa yang mereka lihat saat itu. Semoga mereka semua bisa pulang dengan sebuah makna dan inspirasi dari kunjungannya. Amin.







































Dan ini video dokumentasi jalan-jalannya

Jumat, 09 September 2016

Sansevieria Pinguicula, Koleksi Baru Kami

Kalau kita punya sebuah tanaman yang istimewa, tanaman yang memiliki banyak manfaatnya, tanaman yang lebih memiliki fungsi dari yang kita tahu, itu sangat memberikan kebahagiaan tersendiri. Postingan kali ini saya ingin memamerkan tanaman Sansevieria atau orang indonesia lebih mengenal lidah mertua. Tanaman yang memiliki ujung daun tajam, mungkin karena tajam jadi dinamakan lidah mertua (yang kadang mertua itu tajam kalau berbicara :D )

Heboh sendiri ketika mendapat hibahan sansevieria dari seorang kolektor. saya beruntung sekali mendapatkan lebih dari satu pot sansevieria beragam jenis ini. Dari yang istimewa sampai jenis sansevieria sangat istimewa. Sampai saya sendiri tidak tahu nama id jenis sansevieria ini. Satu persatu mulai mulai dibersihkan dan repoting, Sansevieria Pinguicula yang merupakan the Quenn of sansevieria ini menjadi prioritas untuk dipindahkan ke pot yang baru. Pot istimewa untuk tanaman istimewa.

Berikut ini hasil repoting Sansevieria pinguicula koleksi baru di kebun kami, selamat menikmati manfaat dan keindahan serta ketajamannya.







Sabtu, 30 Juli 2016

Masuk lagi ke Gua, Sambil Belajar.

Aroma tanah basah, lembab langsung terasa ketika saya memasuki ruang gelap di salah satu lubang bumi di tanah Bogor. Hari itu saya berkesempatan untuk ikut ke dalam rombongan pelatihan fotografi gua yang diadakan oleh ISS Indonesian Speleological Society. Sudah lama sekali saya tidak memasuki lorong-lorong gelap dalam tanah, memasukinya kembali memberikan perasaan yang sudah lama saya rindukan.
Tetep keren

Lorong gua yang gelap, basah, bagiku selalu memberikan tantangan, apalagi saya baru pertama kali masuk ke gua ini. Gua yang kami masuki dari cerita tim memiliki 2 entrance, horisontal dan vertikal. Meski tujuan utama adalah untuk mempelajari fotografi gua, saya lebih menikmati hal-hal lain seperti melihat semua yang ada di dalam gua ini termasuk biota guanya. sayang meski saya sudah sangat dekat dengan si pingky (begitu anak-anak menyebutnya) salah satu biota yang katanya hanya ada di gua ini saya tak bisa melihatnya.

Sayang lagi harus saya sebutkan, ketika memasuki gua lebih dalam lagi ternyata saya menemukan beragam bentuk limbah, sampah rumah tangga yang berukuran kecil sampai kasur yang kemungkinan dibuang oleh warga.
Dalam kegiatan kali ini saya bertemu dan berkenalan dengan fotografer gua yang berasal dari NSS national speleological society Colorado, Norman Thompson dan istri serta temannya. Memang acara ini adalah berbagi pengalaman dan berbagi ilmu tentang fotografi gua. Karena menurut saya sendiri fotografi gua menjadi penting untuk memadukan keindahan dan fungsi gambar yang memberi info kondisi gua. sehingga yang melihat gambar akan menjadi tertarik. Banyak info penting yang saya dapat dari Norman Thompson ini. Beberapa tips bisa dilihat di video yang saya bikin khusus untuk ISS Masyarakat Speleologi Indonesia.

Terimakasih untuk kesempatannya dari temen-temen ISS. keep eksplore dan keep sharing. save our karst.
Special Capture by Rodhi AlFallah (rodhialfalah@gmail.com) Suwun mas

Google+ Badge