Sabtu, 06 Agustus 2011

episode: Sebuah Fantasi

Cahaya namanya, rambut ikal memanjang hitam pekat mengalahkan rambut para bintang iklan shampo anti ketombe di tv. Saat ini dinikmatinya kopi susu atau bahasa gaulnya coffee late special bikinannya, sebuah secangkir kopi ritual yang selalu ia lakukan menjelang hujan di sore hari.

Cahaya, 20 tahun lalu dia merupakan bayi kecil yang ditinggalkan seseorang di pinggiran jalan depan rumah tetanggaku. Saat ini dia telah berubah menjadi gadis ternama karena menang undian 1 Milyar dari merk sabun yang selalu ia kenakan dari SD

"Seharusnya saat ini saya bisa menjadi apa saja." dia berkata padaku yang masih tak percaya anak didepan ini milyader baru karena sabun mandi.

Tidak pula ada mobil mewah atau benda mewah lainya sebulan ini saya perhatikan disekitar rumahnya. Dikemanakan uang segepok itu, apa masih kepikiran buat membeli kembang pete buat berkebun dipekarangan samping kali milik keluarganya.

"Uang segepok mau diapakan kalo disempen melulu?" kata bijak yang saya dengar dari Cahaya. bukan barang mewah yang ia inginkan,apalagi keluarganya sudah berkecukupan dengan keadaannya.

"Sebuah Fantasi, saya mau membeli sebuah fantasi. Tapi tidak mengerti dimana saya membeli fantasi tersebut."

"memang apa fantasimu."

3 komentar:

  1. fantasinya seorang Cakil!! wkwkwkwk :D

    BalasHapus
  2. Cakil fantasinya bisa ngacungin jempol tengah sambil bilang love you...

    BalasHapus
  3. itu shampo apa ya
    kalau shampo zwitsal kids,
    dimana carinya ya
    dari tadi aku cari'in

    BalasHapus

Mari kita buat semua ini menyenangkan.

Google+ Badge