Sabtu, 10 Januari 2015

G7Farm: Menjumpai Kesenangan di Kebun


Pesawat Sriwijaya menuju Makasar baru saja take off dari bandara Halim malam itu. Tidak ada yang saya khawatirkan selain bahwa saya belum cukup tidur beberapa hari itu dan juga pot benih yang sudah mulai berkecambah ketika saya tinggalkan kembali. Ya, pasti tanaman-tanaman itu akan kekeringan, meski saya sudah menitip pesan ke mas Arab yang jaga di kosan. Oktober 2014 menjadi bulan yang sangat menyenangkan bagi perjalanan karir saya dan juga menjadi tidak menyenangkan karena kebun kecil samping kamar kos bakalan tidak terurus.

Memang yang saya khawatirkan terjadi. Ketika saya bisa shooting ke luar kota bakal ada yang dikorbankan. Tanaman saya tidak terurus. Batangnya layu dengan daun yang mencoba untuk bertahan beberapa helainya. Rencana pembibitan yang gagal dan juga beberapa tanaman dalam masa tumbuh yang juga gagal bukan karena hama melainkan ditinggal yang menanamnnya.


Setiap pulang dari kantor saya sempatkan untuk melirik, sekedar melirik karena sempat malas memulai lagi. Rumput liar sudah mulai tumbuh dengan di poly bag dan pot pembenihan, itu saya biarkan. Bahkan yang lebih menyebalkan adalah ketika media tanam yang sudah saya siapkan di beberapa polybag dan pot ternyata menjadi tempat spesial bagi kucing penghuni kos sebagai tempat mereka membuang kotorannya, saya biarkan itu juga.

Menjumpai kesenangan melalu hobi menanam, itu yang saya dapatkan setelah ketika senggang menanam beberapa tanaman yang awalnya hanya untuk pelengkap ketika akan masak indomie. Sawi yang segar, cabe yang langsung metik, oseng kangkung yang siap ketika dipanen, itu sangat menyenangkan.

Sekarang 10 Januari 2015. Sedikit demi sedikit saya harus membenahi kebun kecil samping kamar kos, beberapa poly bag yag menjadi tempat pembuangan kotoran kucing  saya buang beserta media tanamnya, sialan kalo ini. Beberapa ada yang diselamatkan. Pot hidroponik saya bersihkan kembali. Saya mulai menanam kembali di hari ini.

Mulai lagi menyiapkan penyemaian
Cabe trinidad, Carolina reaper yang masih memegang rekor terpedas saat ini saya semai kembali. Beberapa jenis tomat cery saya juga semai dan 3 jenis terong kecil saya semai. Sawi, pakcoy, dan kangkung, serta bayam menjadi penyemaian yang wajib di kebun kecil samping kos. Untungnya agenda beberapa minggu ini saya belum mendapat kerjaan yang mengharuskan suting keluar kota lagi, jadi saya siap merawat tanaman saya itu. 

Nanti akan saya coba update perkembangan tanaman yang hari ini saya tanam. Untuk yang hidroponik sudah mulai tak pindahkan beberapa hari lalu ke pipa. Keep roll, keep farming, and keep action.

1 komentar:

Mari kita buat semua ini menyenangkan.

Google+ Badge