Rabu, 12 Juli 2017

Di Balik Layar: Yang Bertahan di Jalan (Ondel-ondel)

Poster promo
Apa yang anda pikirkan ketika melihat, mendengar tentang ondel-ondel? Apakah sama seperti saya. Pertama, itu adalah salah satu kesenian khas dari Jakarta. Kedua, ondel-ondel dinyanyikan oleh Bang Benyamin Sueb. Ketiga, ondel-ondel adalah rombongan pengamen yang kadang menyebabkan macet di Jakarta. Seperti itu mungkin gambaran umum tentang ondel-ondel saat ini, itu menurut saya. 

Ketiga hal itu bertambah setelah saya dan Lutfi mendapat project dokumenter tentang ondel-ondel untuk Melihat Indonesia, Metro TV. Kami mulai riset pra produksi tentang ondel-ondel, dalam riset kami menemukan beberapa hal yang memang jarang orang mengerti. kami bertemu dengan seniman ondel-ondel, kami bertemu dengan beberapa orang yang menggunakan ondel-ondel untuk mencari nafkah. Ternyata di balik boneka besar itu banyak cerita yang baru saya ketahui.

Setelah kami melakukan sedikit riset akhirnya kami mengambil 2 narasumber yang menggunakan ondel-ondel untuk keperluanya masng-masing. Menurut saya keduanya bertujuan sama sebenernya, faktor ekonomi yang membuat mereka bertahan dengan ondel-ondel. Karena Melihat Indonesia adalah program dokumenter yang berisi lebih banyak tentang budaya dan inspirasi akhirnya kami mengolah ondel-ondel menjadi salah satu kebudayaan yang membuat mereka bisa bertahan, dengan caranya masing-masing.


Sudah lama sebenarnya ingin posting tentang produksi ini, tapi apa daya, selalu ada kemalasan tersembunyi yang membuat malas untuk posting kembali. Sedikit, meski sedikit saya coba share untuk pembaca setia blog ini. Mungkin versi panjangnya sudah muncul di Youtube jika ingin melihatnya. Judul terakhir adalah "Yang Bertahan di Jalanan"






























Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita buat semua ini menyenangkan.

Google+ Badge