Tampilkan postingan dengan label Festival Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Festival Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Maret 2010

Eat, Pray, Love Trailer

Akhirnya film yang pada masa pembuatanya sudah cukup menghebohkan ini sudah bisa kita lihat trailernya. Eat, Pray, Love merupakan film yang dibintangi oleh artis papan atas Hollywood Julia Robert. Bali menjadi salah satu lokasi suting film ini sesuai dengan cerita yang ada di film ini. Eat, Pray, Love berecerita tentang Elizabeth Gilbert ketika mencoba untuk hamil, seorang wanita yang sudah menikah bahagia hidupnya menyadari kebutuhan untuk pergi ke arah yang berbeda, dan setelah perceraian yang menyakitkan, ia melepas pada siang-perjalanan dunia. (Berdasarkan memoir oleh Elizabeth Gilbert)

Sutradara film ini adalah Ryan Murphy yang juga merupakan pembuat drama episode TV Glee yang fenomenal itu.

...and I am going to end the year in Bali", inilah kata Bali yang disebut oleh Julia Robert dalam trailernya, memang tidak ada Indonesianya. Mudah-mudahan dengan film ini pariwisata indonesia bisa lebih maju dan lebih dikenal dengan negara lain yang sukses setelah daerahanya dibuat untuk suting film. Kita bisa tahu bagaimana beberapa film berhasil memberikan motivasi orang untuk mendatangi lokasi syutingnya, karena keberhasilan film-film tersebut maka daerah yang pernah dijadikan lokasi syuting itu menjadi tempat wisata populer yang sering dikunjungi wisatawan. Mereka ingin datang setelah melihat pemandangan indah dari film yang pernah mereka tonton. Yang paling terkenal adalah Angkor Wat, kawasan candi di Kamboja ini menjadi semakin ramai dikunjungi wisatawan karena dijadikan lokasi syuting film Tom Raider. Ada juga film yang dibintangin oleh Leonardo di Caprio, The Beach, sebuah kawasan pantai Phi-phi Island menjadi ramai setelah lokasi tersebut dijadikan lokasi syuting. Masih banyak lagi film yang memberikan motivasi bahkan inspirasi seseorang untuk mendatanginya. Beberapa orang ingin pergi ke New Zealand setelah melihat keindahan alam kaum Hobbit di film The Lord of The Ring, ada juga yang ingin pergi ke Austria setelah melihat film Before Sunrise dan Before Sunshet. Bahkan gara-gara Laskar Pelangi Pulau Belitong menjadi tempat wisata favorit, mudah-mudahan Bali menjadi semakin terangkat setelah dijadikan lokasi film Pray, Eat and Love yang dibintangi Julia Robert.

Ini dia Trailernya yang baru terbit beberapa hari kemarin bisa dilihat




Traiiler yang berdurasi 2 menit 26 detik ini memang tidak cukup banyak menunjukan Keindahan Bali. tapi semoga saja bisa membuat orang semakin mengenal Bali.

Jumat, 04 Desember 2009

Opening Festival Film Dokumenter 2009

Siang ini saya baru saja mendapatkan poster dari FFD 2009 (Festival Film Dokumenter) , posternya sangat menarik dengan permainan typografi. Kemungkinan tidak banyak orang mengira bahwa ada sebuah tulisan dalam poster tersebut yang digunakan sebagai tema tahun ini. FFD 09 UP CLOSE AND PERSONAL, tulisan ini berada dalam segi enam poster FFD 09. sebelumnya saya juga tak mengira bahwa akan menemukan tulisan yang menarik dalam segi delapan tersebut. Yups, sungguh poster yang menarik semoga saja acara tahun ini lebih menarik dari posternya. dan saya masih tetap suka dengan poster FFD tahun 2006 dulu. (sayang sofcopy poster terbaru tidak bisa saya dapatkan)

FFD 2009 akan dimulai pada tanggal 6 - 12 Desember 2009 bertempat di Komplek Taman Budaya dan Benteng Vredeburg. Sebagai acara pembuka sebuah film dengan judul Burma VJ "Reporting from a Closed Country" akan menjadi opening screen dalam ajang tahunan ini. Acara pembuka ini dilakukan di Societed Militaire Taman Budaya pada jam 19.00 WIB.

Jadual lengkapnya belum saya dapatkan, tapi yang pasti beragam acara seperti pemutaran film, diskusi, temu komunitas dan workshop yang menarik seperti workshop masterclas akan tetap ada, sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Ah, sayang tahun ini masih belum bisa ngirim film dan menjadi film seleksi FFD. mungkin tahun depan atau 2 tahun lagi. Tapi yang jalas, mari kita ramaikan acara FFD 2009 ini, bravo documentary movie, bravo movie mania.

Cerita singkat VJ Burma "Reporting from a Closed Country"
Bersenjatakan kamera, joshua terlempar kedalam konflik dan tiba-tiba menjadi seorang pemimpin gerakan citizen journalism, yang melawan represi rezim militer Burma, ketika ribuan biksu turun kejalan memulai perlawanan. Setelah puluh tahun Burma tenggelam, reportas jaringan Joshua ini kembali membawa muncul ke pentas dunia, memperlihatkan represi militer terhadap media lokal dan internasional. Ditengah-tengah barisan para biksu, inteligen polisi dan letusan senjata militer, mereka bekerja tersamar ditengah bahaya, mengumpulkan footage untuk mengabarkan kepada dunia update dari negara yang tertutup. Mereka tak berniat berlaku heroik, tapi keadaan menjadikan mereka sebagai pejuang kebebasan. Rezim cepat memahami kekuatan kamera, dan para wartawan terus-menerus dikejar oleh agen intelijen pemerintah yang melihat “sabotase media” sebagai mangsa terbesar mereka. Selama September yang bergejolak, Joshua menemukan dirinya di rollercoaster emosional antara harapan dan keputusasaan, ketika ia panik ketika para reporternya dijalanan menyingkapkan pemberontakan besar dan mengarah ke akhir yang tragis. (sumber:festivalfilmdokumenter.org)

Salam

Gugun Junaedi

Jumat, 30 Oktober 2009

KOMPETISI FILM PENDEK HELLOFEST 6

PENGHARGAAN
Juara 1 HelloFest 6 (Pilihan Penonton)
Hadiah Yahud dari Detik.Com - iMac

Juara 2 HelloFest 6 (Pilihan Penonton)
Hadiah dari Cams Solution

Special Jury Prize HelloFest 6 (Pilihan Juri HelloFest)
Hadiah dari Sponsor


CARA IKUTAN

  1. DOWNLOAD & isi formulir pendaftaran dengan lengkap.
  2. Pendaftaran tidak dipungut biaya.
  3. Jika kamu ingin mengirim lebih dari 1 karya, kamu dapat mengkompilasinya dalam 1 Kaset Mini Dv / DVD / CD, jangan lupa mengisi 1 formulir per karya.
  4. Kirim formulir & materi karya ke :
    HelloFest 6
    Jl. Tebet Raya 45 C
    Jakarta 12820 Indonesia

  5. Khusus untuk materi berbentuk file sharing dari Rapidshare, kamu cukup mengirimkan scan formulir dan link Rapidshare yang harus kami download melalui email.

  6. Kami akan menayangkan snapshot karya kamu melalui website kita sebagai tanda karya kamu sudah masuk.
  7. Jika kamu tidak mendengar kabar ( melalui email ) hingga 10 hari setelah masa pengiriman, berarti proses pendaftaran bisa dikatakan gagal.
  8. 15 Karya finalis akan kita umumkan pada H-10 melalui email masing - masing.

JENIS KARYA YANG DAPAT DIKIRIM

Kami menerima apapun jenis karya kalian ( mulai dokumenter, video klip, live shoot, animasi, hingga karya yang tidak bisa dikategorikan )

Karya dibuat minimal tahun 2000, dan durasi maksimal 10 menit pas ! (durasi minimal 30 detik )

Kami juga menerima karya yang sudah pernah diikutkan di festival diluar HelloFest.

Format : Mini DV, DV Cam, CD/DVD File (720 x 576 mov/avi), kami tidak menerima format lain diluar ini.

Memiliki minimal 1 dari 3 unsur berikut :

* INOVATIF
Kami suka formula penyampaian serta penggarapan yang tidak lazim, liar, dan tidak terpikirkan oleh orang awam, Karena memang itulah kreator yang sejati, memberi pencerahan dalam hal - hal yang baru.

Contoh :
Karya dari Firman Widyasmara - Jakarta. Ia cukup menggunakan kapur dan papan tulis dalam pembuatan animasinya dan ternyata film ini menjadi salah satu karya favorit pilihan penonton HelloFest Vol.2.
Lihat Contoh >

* INSPIRATIF

Penonton jangan dibikin mengambang, mereka sudah merelakan duduk untuk menonton karya kalian. Setidaknya kasih pesan yang dapat diserap oleh penonton. Lebih baik lagi jika bisa mempengaruhi pola pikir penonton ke arah yang lebih baik lagi. Tapi jangan coba - coba menggurui penonton, he..he..
Contoh : Karya dari Jangan Menangis Oh Mama Organization - Jakarta. Mereka menyadarkan penonton agar memilih sinetron yang berbobot. Bukan sinetron yang membuang - buang waktu dan membisingkan telinga. Penyampaian yang unik tanpa embel - embel menggurui. Film ini menjadi film dengan jumlah pemilih terbanyak di HelloFest Vol.3.

Lihat Contoh >

* TIDAK MEMBOSANKAN

Banyak ekspetasi penonton bahwa karya - karya yang ada di festival biasanya membosankan, aneh dan harus berpikir berat. Buktikan bahwa karya kalian bisa tetap dinikmati dengan tidak membosankan ( tips dari kami, biasanya dengan sedikit unsur komedi atau alur yang dinamis, karya kalian akan berhasil masuk dalam kategori ini ).
Contoh :
Karya Tosan Priyonggo - Surabaya. Menampilkan sosok super hero Indonesia dengan penuturan yang sangat lucu. Film ini menjadi salah satu film favorit pilihan penonton HelloFest Vol.4

Lihat Contoh >

semoga bermanfaat

Salam

Gugun junaedi